Profil UDL (UMN Digital Learning)

UMN Digital Learning (UDL) merupakan sebuah unit pendidikan di bawah naungan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) yang telah berdiri sejak 2016 dan terbukti telah menghasilkan lulusan yang siap diserap oleh industri. Dengan keunggulannya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, UMN menciptakan dan menyelenggarakan digital learning melalui  UDL. Di samping itu, hadirnya disrupsi teknologi dalam dunia pendidikan, membuat UMN dituntut untuk dapat beradaptasi dan menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran. UDL hadir dengan inovasi digital learning yang mampu menciptakan pengalaman belajar bagi para mahasiswa.

Dengan menerapkan sistem pembelajaran digital, kegiatan belajar di UDL dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, sehingga sangat cocok bagi mahasiswa yang memiliki kendala waktu dan jarak dalam belajar di perguruan tinggi. Dengan metode belajar yang fleksibel, pekerja professional, ibu rumah tangga, entertainer, dan entrepreneur sangat cocok belajar di UDL untuk mendapatkan gelar Sarjana S1.

Menjadi Peguruan Tinggi Unggulan di Bidang ICT

VISI

Turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan bangsa melalui upaya penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat), untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

MISI

Turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan bangsa melalui upaya penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat), untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

ICT adalah salah satu teknologi yang membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia dan telah masuk ke dalam setiap sendi kehidupan. ICT adalah teknologi masa kini dan masa depan.

 

Ninok Leksono

Rektor UMN

Keunggulan UMN


Sistem Belajar yang Fleksibel

UDL menerapkan sistem belajar fleksibel dengan model pembelajaran virtual synchronous (sinkron maya) dan self-paced asynchronous (asinkronus mandiri). Dengan model pembelajaran tersebut, interaksi antara mahasiswa dan dosen dapat dilakukan tanpa terikat ruang dan waktu. Kegiatan belajar tatap muka yang dilakukan secara sinkron maya akan membahas mengenai studi kasus, diskusi, dan tanya jawab untuk pemantapan materi perkuliahan. Sedangkan kegiatan belajar secara asinkronus mandiri dilakukan oleh mahasiswa dengan mengakses materi belajar di Learning Management Sistem dan didukung dengan tutorial online.

Entrepreneur Program

UDL berkolaborasi dengan Skystar Ventures, business incubator di bawah naungan UMN yang telah memiliki akreditasi A. Dengan berkuliah di UDL, mahasiswa memiliki kesempatan untuk menjadi entrepreneur yang dapat membangun dan mengembangkan sebuah bisnis.

Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran di UDL dikembangkan dan dirancang oleh dosen yang unggul di bidangnya.  Materi belajar tersebut juga diproduksi oleh Biro Pengembangan Pembelajaran UMN dengan melalui proses Analysis, Design, Development, Impelemtation dan Evaluation untuk mendukung pembelajaran digital yang berkualitas. Selain itu, kehadiran dosen tamu dan praktisi juga dapat memberikan penyegaran pembelajaran kepada mahasiswa dengan membahas studi kasus yang actual dan praktis.

Berkuliah di Teknik Informatika UMN memberikan banyak bekal bagi saya untuk survive di dunia kerja. Selain mendapat pengetahuan soal pemrograman computer, saya belajar pula manajemen proyek dan kemampuan komunikasi sosial. Semuanya kini membantu saya berkarier ssebagai Product & Marketing Manager di Serial Multivision Pte. Ltd. yang bergerak di industri IT.

Edward Dimaz M. Putra (alumni Teknik Informatika)

Marketing Manager – Serial Multivision Pte. Ltd. Singapura

Dengan pengajar yang merupakan praktisi media membantu saya memahami dunia jurnalistik, tak hanya dari segi teori tetapi juga praktik. Fasilitas pembelajarannya pun lengkap, seperti studio TV membuat saya lebih kenal dunia broadcasting sebelum menginjakkan kaki di dunia kerja. Kini di lapangan, saya banyak bertemu jurnalis alumni UMN. Ini membuktikan,UMN berhasil mencetak jurnalis handal yang diminati banyak perusahaan media.

Clara Alverina (alumni Jurnalistik)

Reporter – Metro TV

”Sudah lima puluh dua tahun perjalanan Kompas Gramedia menemani berbagai generasi bangsa ini. Kompas Gramedia terus bergerak dinamis, mencerahkan manusia, enlightening people.

Komitmen Pendiri

Kompas Gramedia sebagai pendiri melalui Yayasan Multimedia Nusantara telah memberikan komitmennya untuk mengembangkan UMN menjadi universitas unggulan. Bentuk riil komitmen itu antara lain :

  • Menyiapkan fasilitas mulai dari gedung kampus, perlengkapan laboratorium, perpustakaan dan sarana lainnya.
  • Memberikan kesempatan kepada mahasiswa UMN untuk :
    • Menjalani job training pada hari libur panjang selama kurang lebih 2 bulan di unit-unit bisnis yang dimiliki Kompas Gramedia seperti Kompas, Gramedia Pustaka Utama (penerbit buku), Percetakan Gramedia, Kompas.com (online media) dll.
    • Kerja magang (interneship) di unit-unit usaha Kompas Gramedia
      Melalui kedua program di atas, terbuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melanjutkan karier di Kompas Gramedia.
  • Memberikan kesempatan kepada para eksekutif dan profesional terbaik di Kompas Gramedia menjadi tenaga pengajar/dosen di UMN.

Technopreneurship

UMN tidak hanya mendidik mahasiswanya untuk siap menjadi profesional atau tenaga riset (akademisi), namun juga mendidik untuk siap menjadi wirausaha di bidang teknologi atau disebut technopreneur. Di dalam masa perkuliahan, UMN membuka program business incubator Skystar Ventures yang bertujuan menyiapkan mahasiswa menjadi technopreneur tangguh. Dengan bimbingan mentor berpengalaman, para mahasiswa dipersiapkan untuk menjalankan bisnis bahkan sejak masa kuliah.

Visi Skystar Ventures adalah mendorong pertumbuhan komunitas startup di Indonesia. Melalui pendidikan berbasis pengalaman, misi Skystar adalah untuk membimbing peserta untuk mematangkan ide dan mengembangkan produknya secara efisien.

Technopreneurship

UMN tidak hanya mendidik mahasiswanya untuk siap menjadi profesional atau tenaga riset (akademisi), namun juga mendidik untuk siap menjadi wirausaha di bidang teknologi atau disebut technopreneur. Di dalam masa perkuliahan, UMN membuka program business incubator Skystar Ventures yang bertujuan menyiapkan mahasiswa menjadi technopreneur tangguh. Dengan bimbingan mentor berpengalaman, para mahasiswa dipersiapkan untuk menjalankan bisnis bahkan sejak masa kuliah.

Visi Skystar Ventures adalah mendorong pertumbuhan komunitas startup di Indonesia. Melalui pendidikan berbasis pengalaman, misi Skystar adalah untuk membimbing peserta untuk mematangkan ide dan mengembangkan produknya secara efisien.